Rabu, 10 Des 2025
Kota Metro

Lalat Membludak diRumah rumah Warga RW 09, Pemkot Belum Maksimal, Warga Minta Dimanusiakan.

Oplus_131072
 
Kota Metro lampung.
Warga Rw 09 Kelurahan Karangrejo kecamatan Metro utara, mengeluhkan banyaknya Lalat diseputaran tempat tingal dan didalam rumah mereka,perihal ini jika dibiarkan dikawatirkan akan menimbulkan banyak warga yang terkena sakit , demikian disampaikan oleh Ariyanto 58 tahun warga Rt 35, pada awak Media dikediamannya kamis 27/11/2025.
 
Menurutnya kasus banjir lalat ini sudah berkisar dua minggu yang lalu tetapi memuncaknya sekira empat atau tiga hari yang lalu, dan sangat perlu serta segera Pemerintah untuk memprioritaskan Penangananya, terkhusus Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan, jangan sampai setelah ada warga yang terjangkit sakit baru ada penanganan ucapnya.
 
Saat ditanya apakah perihal lalat ini sudah disampaikan pada Petugas penjaga TPAS.
 
Kalau pada petugas kami tidak menyampaikan tetapi kami sudah beri tahu pada pak ketua Rt.katanya.
Oplus_131072
Terus apa yang sudah diperbuat oleh Warga dengan banyaknya lalat seperti ini.
 
Ya. Untuk saya membeli obat sendiri semampunya,karena kalau tidak diobat kami tidak dapat makan, itu bisa dilihat jangankan makanan pakaian dijemur saja semua dirubung lalat, maka kami harus extra menyapu lantai atau halaman rumah setiap menitnya, dan lalat yg mati kalau diwadahi bisa satu bagor..pungkasnya.
 
Keluhan yang sama juga dirasakan oleh Poniran 50 tahun warga Rt 36, dia menambahkan untuk mengatasi mengurangi lalat kami membeli obat sendiri dengan uang sendiri sebesar Rp.15.000,-(lima belas ribu rupiah),- setiap hari.
Memang kabarnya dari petugas yang didalam membagikan obat lalat, tetapi tidak semua warga kebagian dan itupun hanya satu bungkus kecil, jika digunakan gak cukup juga,hanya syarat sajalah, ujar poniran.
 
Sementara Eko Wiyanto Ketua LPM Karangrejo dan juga Tokoh Masyarakat saat diminta tanggapan terkait Perihal lalat yang membludak saat ini memberikan tanggapan.
 
Ya..Inilah lambatnya penanganan Lalat oleh Pemerintah kota Metro terutama dari Dinas dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Lingkungan, semuanya tidak sesuai dengan apa yang menjadi kesepakatan awal, kemarin katanya Pemkot Metro siap menangani hal hal yang terjadi dampak dari apa yang ditimbulkan oleh Sampah, Nah sekarang Lalat sangat Luar biasa, dan ini perihal kecil menurut para bapak bapak pejabat yang disana, tetapi Besar dampaknya menurut kami warga yang berada disekitaran Tempat Pembuangan Akhir Sampah ( TPAS) kota Metro.
Karena apa..? Efek dari Lalat sangat besar tentunya pertama;  Jelas kalau tidak segera ditangani dapat menimbulkan banyak penyakit.
 
Kedua ; Tentunya aktifitas Warga, sangat terganggu, mau makan dirubung Lalat, minum dikerubuti lalat, gx percaya, silahkan saya mengundang bapak bapak Pejabat untuk bersantap dirumah saya, agar dapat turut merasakan bagai mana makan ditemani oleh Lalat.
 
Selain Lalat juga Udara, karena udara Membawa Bau busuk yang ditimbulkan oleh sampah, nah perihal kesepakatan awal pemkot metro sudah diabaikan.
 
Dalam satu minggu ini Lalat sangat luar biasa dan sama sekali belum ada penanganan dari Pemerintah kota Metro, toh yang katanya dibagi obat pembunuh lalat itu hanya sebagai syarat saja dan hanya segelintir orang tidak merata, sementara warga Rw 09 ada lebih dari 200 KK, semuanya tempat tinggalnya ada diseputaran TPAS, jadi gimana mau tuntas, jelasnya.
 
Ditambahkan oleh Eko, penanganan mengenai Lalat harus melibatkan Warga Masyarakat, jangan hanya tanaga Honorer, dan harus serius,penyemprotan harus rutin setiap hari, baik di TPAS maupun dirumah rumah warga.
 
Warga masyarakat sini sudah sangat mengeluh, jangan sampai warga Geram lagi, jadi tolong Pemerintah kota Metro, terkait Lalat ini harus segera bertindak sebelum warga Marah, kami warga disini juga Manusia jadi manusia kan lah  kami. Cetusnya.
 
Apakah sudah ada Tim dari Dinas terkait sejak membludaknya Lalat musim ini! Tanya awak Media.
 
Belum ada.. sepertinya Pemkot tenang tenang saja, kalau mungkin Laporan dari warga atau Pamong ke Dinas jelas pasti sudah ada, cuma gak ada respon hingga saat ini, baru pak Lurah tadi tinjau ke tempat Sampah. Ujarnya.
 
Menurut Pak Ketua LPM, selain Lalat apa lagi yang menjadi keluhan Warga.
 
Masalah Kompensasi, dahulu Pemkot Metro pernah menjanjikan akan memberikan uang sejenis Kompensasi, dan pernah berjalan  satu tahun saat Walikotanya P Wahdi.
Nah di jaman Walikota Oak Bambang ini gak ada Respon sama sekali, bahkan sepengetahuan saya Pak Walikota “Bambang Iman Santoso ” ini secara resmi belum pernah turun kelokasi sampah, atau menemui warga yang terdampak sampah.
Kalaupun turun secara diam diam saya tidak tau, Bahkan dulu kami pernah mengundang beliau saat kami mengadakan Acara Pengajian dan Sholawatan Akbar, dia juga gak mau datang,tegas Eko.
Jadi kami minta tolong kepada Pemkot Metro, terkhusus Pak Walikota tokong apa yang menjadi keinginan Warga khususnya warga masyarakat yang terdampak Tempat Pembuangan Akhir Sampah ( TPAS)ini diprioritaskan untuk diperhatikan tolong Manusia akan kami, saya sebagai Ketua LPM karangrejo sudah banyak menerima keluhan keluhan Warga. Pungkas Eko. 
 
“Erwin Syarif ” Lurah Karangrejo saat ditemui saat meninjau Rumah warga yang terdampak Lalat dan dilokasi Tempat Pembuangan Akhir Sampah membenarkan bahwa memang ada laporan dari Warga terkait membludaknya Lalat yang sangat luar biasa dirumah rumah seputaran TPAS dan perihal ini sudah diteruskan ke Camat Metro utara serta ke Dinas Lingkungan Hidup, dan hari ini saya turun langsung melihat sendiri katanya.
 
Dan tadi saya sudah ketemu dengan Pak Agus UPT yang jaga disini, penjelasannya bahwa saat ini memang saatnya musim pembuahan/perkawinan lalat,menurutnya pihaknya sudah membagikan sebagian obat pembunuh lalat tetapi memang belum dapat merata.jelasnya.( Red/ Tim)
 
 


Baca Juga